Semakin lama digunakan, performa komputer sepertinya semakin berkurang. Apalagi jika kamu menggunakan komputer yang telah berusia lebih dari 3 tahun. Sepertinya komputer tersebut menjadi lambat dan kuno.
Alasannya? Sistem operasi terus menggunakan system resource, perangkat keras/ hardware berkurang daya tahannya dan tentunya unsur psikologis dari pengguna, dimana kamu akan merasa lebih bersemangat ketika menggunakan barang baru ketimbang barang lama. Karenanya, sebagian dari kamu mengganti laptop kamu dengan yang baru secara berkala, untuk mengikuti perkembangan. Sebenarnya, kita tidak perlu mengganti/membeli laptop baru, ada beberapa cara agar laptop kerjanya optimal, salah satunya adalah mengupgrade/mengganti/menambah RAM, dll. Agar lebih jelasnya langsung aja baca postinganku. Cekidot --->
Ada beberapa cara untuk membuat laptop kamu menjadi baru kembali :
1. Bersihkan Laptop
Setiap komputer tentunya akan menjadi kotor, terkena debu dan kotoran lainnya yang ternyata bisa menyebabkan gangguan pada laptop. Suhu dalam laptop meningkat sehingga mengurangi performa hardware dan akhirnya menyebabkan performa laptop secara keseluruhan.
Membersihkan laptop tidaklah sulit. Setiap laptop dapat dibuka dengan melepas bagian bawah laptop. Gunakan obeng yang sesuai untuk melepas baut-baut yang menguncinya. Untuk membersihkan bagian dalam laptop, kamu bisa menggunakan air compressor untuk menghilangkan debu, kemudian gunakan cotton bud untuk membersihkan bagian pojok-pojok dimana banyak debu menempel. Setelah proses pembersihan selesai, tutup kembali bagian bawah laptop seperti semula.
Bersihkan laptop secara berkala untuk memastikan hardware laptop kamu beroperasi secara maksimal.
2. Install Ulang laptop atau ganti OS (Operating System)
Sistem Operasi dapat melemah dengan berjalannya waktu. Berbagai masalah yang ditemui pada komputer umumnya dapat diselesaikan dengan cara uninstall software, menghapus bad registry dan lain sebagainya. Pada kenyataannya, terkadang solusi semacam ini tidak terlalu berguna bahkan terkadang sia-sia sehingga solusinya adalah dengan melakukan instalasi ulang sistem operasi.
Saat akan melakukan instalasi ulang, kamu juga perlu mempertimbangkan apakah perlu untuk mengganti sistem operasi yang digunakan. Misalnya, jika kamu menggunakan Windows lama, khususnya Vista, ada baiknya kamu mengganti sistem operasi dengan Windows 7.
Selain Windows, terdapat juga sistem operasi lain berbasis Linux atau sistem operasi Google Chrome yang mendukung berbagai komputer dengan hardware berbasis Lime.
3. Upgrade RAM atau Menambah maupun Mengganti RAM
Upgrade RAM merupakan salah satu pilihan utama untuk meningkatkan performa laptop lama. Sistem operasi baru mungkin berjalan lamban sebagian besar dikarenakan karena kekurangan memory untuk menjalankan prosesnya.
Selain itu, upgrade RAM direkomendasikan karena mudah untuk dilakukan dibanding upgrade hardware lainnya. Sebagian besar laptop memiliki panel kecil yang mudah dibuka dimana terdapat RAM didalamnya. Kamu dapat mengupgrade atau mengganti RAM laptop hanya dengan membuka panel kecil ini, tanpa harus membuka laptop secara keseluruhan. Kamu bahkan mungkin dapat menemukan petunjuk untuk upgrade RAM pada buku manual laptop kamu.
Direkomendasikan untuk upgrade menggunakan RAM 4GB. Pastikan kamu membeli tipe RAM yang sesuai dengan laptop kamu.
4. Beli/Ganti Wireless Adaptor Baru
Upgrade hardware yang satu ini seringkali terlewatkan. Laptop lama kemungkinan menggunakan 802.11g, atau bahkan ada yang masih menggunakan 802.11a/b, dimana kualitasnya tentu saja tidak sebaik tipe terbaru, 802.11n. Lakukan upgrade wireless adapter untuk meningkatkan performa laptop ketika browsing internet.
Adapter USB 802.11n 150Mbps biasanya dijual seharga $20 atau sekitar Rp. 200ribu saja. Memang bukan yang terbaik di kelasnya, namun cukup untuk meningkatkan performa dibandingkan dengan adapter sebelumnya.
Pasang Solid State Drive (SSD)
Kecepatan hard drive merupakan salah satu masalah umum yang sering dihadapi. Sebagian besar laptop menggunakan hard drive 5400 RPM yang memiliki kecepatan transfer yang rendah. Bahkan laptop low-end memiliki hard drive dengan waktu akses data yang buruk. Hal ini menyebabkan freeze atau hang ketika laptop memproses data untuk membuka file. Seringkali, masalah ini bukan disebabkan oleh processor, tapi disebabkan oleh hard drive yang lambat.
Solid State Drive merupakan teknologi baru yang dapat menulis dan membaca data dengan sangat cepat dibandingkan hard drive. Kecepatan transfer data hanya berjalan dalam hitungan millisecond, hingga kamu dapat membuka data dan menjalankan program dengan lebih cepat.
Permasalahan yang ditemui untuk menggunakan SSD adalah harganya yang masih cukup mahal dibandingkan hard drive. Bahkan harga SSD mungkin bisa lebih mahal daripada harga laptop lama kamu. JalanTikus tidak menyarankan untuk upgrade SSD jika kamu menggunakan laptop yang berusia lebih dari 3 tahun.
Tips diatas merupakan cara mudah untuk membuat laptop lama menjadi baru kembali. Bersihkan laptop secara berkala , lakukan instalasi ulang atau ganti sistem operasi yang lebih cocok, kemudian lakukan upgrade RAM jika kamu masih merasa belum puas.
Semoga postingan saya kali ini bisa bermanfaat bagi kita semua.
Aamiin.
Terimakasih.
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Jika ada yang punya tips lain,
waah keren ga artikelnya, tapi hanya orang yang sudah profesional yang bisa melakukan hal itu...
ReplyDeletesolder uap